Selasa, 31 Maret 2015

Dosen Motivator dan Inspirator, Abdulloh Fuad

Sekitar tahun 2012, kalau tidak salah, bulan nopember / bulan desember. saya nge-lab hari sabtu, semestinya hari libur untuk mahasiswa, hari non aktif kuliah. saat pak fuad ada acara jurusan mengisi berbagai acara anak HMJ Fisika, aku ngelab sendirian di Lab. Central. Rasa takut terkalahkan oleh semangat ingin segera menyelesaikan skripsi. Meskipun sebenarnya sangat takut sekali, di gedung yang sangat besar dengan banyak ruang, berlantai 3, saya sendirian di dalam gedung  dan sedang  melakukan penelitian. Padahal

Rabu, 18 Maret 2015

Semikonduktor Direct dan Indirect Band Gap

Band gap mempresentasikan energi minimum yang berbeda antara ujung pita valensi dan ujung pita konduksi, bagaimananpun, ujung pita valensi dan ujung pita konduksi nilainya tidak sama secara langsung dengan momentum elektron.  Pada semikonduktor direct band gap, ujung dari pita valensi dan ujung pita konduksi terjadi pada nilai momentum yang sama, yang digambarkan pada skema berikut.

Rabu, 11 Maret 2015

Mikroskopi Elektron


Scanning Electron Microscope (SEM)


        Elektron mikroskop adalah salah satu jenis mikroskop yang berfungsi untuk melihat benda-benda yang kecil. Prinsip kerjanya sama dengan mikroskop optik dengan beberapa perbedaan yaitu:

Senin, 09 Maret 2015

CAMPURAN NANO-PERIKLAS DAN SUBNANO-RUTIL

STUDI DATA DIFRAKSI SINAR-X SAMPEL CAMPURAN NANO-PERIKLAS DAN SUBNANO-RUTIL

Kusuma Wardhani Mas’udah

Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya, Indonesia 60111
E-mail: masudahkusuma@ymail.com

ABSTRAK

            Telah dilakukan studi data difraksi sinar-X pada campuran nano-periklas dan subnano-rutil. Serbuk nano-periklas diperoleh setelah kalsinasi 500°C, subnano-rutil setelah kalsinasi 800°C. Pencampuran keramik nano-periklas dan subnano-rutil tersebut dilakukan dengan dua metode, yaitu pencampuran menggunakan spatula dan mortar. Analisis kualitatif dilakukan dengan menggunakan program Match!. Analisis kuantitatif material berdasarkan data difraksi sinar-X dilakukan dengan analisis Rietveld, serta didapatkan persen berat fasa periklas sebesar 46,90 % dan fasa rutil sebesar 53,10 %. Kesesuaian (figures-of-merits-FoMs) penghalusan dengan Rietica dan MAUD diperoleh GoF sebesar 1,77 dan sig sebesar 1,52. Sehingga, penghalusan Rietveld dapat diterima menurut kriteria yang disyaratkan yaitu GoF < 4% dan sig < 2%.

Kata kunci

Campuran periklas dan rutil, Difraksi sinar-X, Analisis Rietveld.

STUDI DATA DIFRAKSI SINAR-X SAMPEL CAMPURAN NANO-PERIKLAS DAN SUBNANO-RUTIL

STUDI DATA DIFRAKSI SINAR-X SAMPEL CAMPURAN NANO-PERIKLAS DAN SUBNANO-RUTIL

Kusuma Wardhani Mas’udah

Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya, Indonesia 60111
E-mail: masudahkusuma@ymail.com

ABSTRAK

            Telah dilakukan studi data difraksi sinar-X pada campuran nano-periklas dan subnano-rutil. Serbuk nano-periklas diperoleh setelah kalsinasi 500°C, subnano-rutil setelah kalsinasi 800°C. Pencampuran keramik nano-periklas dan subnano-rutil tersebut dilakukan dengan dua metode, yaitu pencampuran menggunakan spatula dan mortar. Analisis kualitatif dilakukan dengan menggunakan program Match!. Analisis kuantitatif material berdasarkan data difraksi sinar-X dilakukan dengan analisis Rietveld, serta didapatkan persen berat fasa periklas sebesar 46,90 % dan fasa rutil sebesar 53,10 %. Kesesuaian (figures-of-merits-FoMs) penghalusan dengan Rietica dan MAUD diperoleh GoF sebesar 1,77 dan sig sebesar 1,52. Sehingga, penghalusan Rietveld dapat diterima menurut kriteria yang disyaratkan yaitu GoF < 4% dan sig < 2%.

Score TOEFL Syarat Kelulusan

Bahasa Inggris sebenarnya tidak terlalu sulit jika kita harus belajar tentang grammar. Tapi entah mengapa setiap kali menghadapi soal TOEFL serasa tak tahu harus menjawab apa. Tuntutan untuk lulus dari S2 Fisika ITS adalah harus memenuhi score TOEFL 477. Bagi sebagian orang angka itu amatlah mudah. Namun bagi saya sangat terasa berat, karena hingga sekarang score TOEFL saya masih belum mencapai 477. Kata meme Polwan "Disitu kadang saya merasa

Minggu, 12 Januari 2014

Meringkas dan mengkritisi artikel 2



Meringkas dan mengkritisi artikel
Judul Artikel
Preparation and characterization of silicon carbide fibers from activated carbon fibers” (Zhenyu Ryu et al., 2002)
Sumber
Zhenyu Ryu, Jingtang Zheng, Maozhang Wang, Bijiang Zhang, 2002. Preparation and characterization of silicon carbide fibers from activated carbon fibers. Carbon. 40, 715–720.

Scanning Electron Microscopy (SEM)


Scanning Electron Microscopy (SEM)

Gambar 1. Scanning Electron Microscopy (SEM) 
            Elektron memiliki resolusi yang lebih tinggi daripada cahaya. Cahaya hanya mampu mencapai 200nm sedangkan elektron bisa mencapai resolusi sampai 0,1 – 0,2 nm. Dibawah ini diberikan perbandingan hasil gambar mikroskop cahaya dengan elektron. Disamping itu dengan menggunakan elektron kita juga bisa mendapatkan beberapa jenis pantulan yang berguna untuk keperluan karakterisasi. Jika elektron mengenai suatu benda maka akan timbul

Meringkas dan mengkritisi artikel



Meringkas dan mengkritisi artikel
Judul Artikel
Microwave synthesis of phase-pure, fine silicon carbide powder” (L.N. Satapathy et al., 2005)
Sumber
L.N. Satapathy, P.D. Ramesh, Dinesh Agrawal, Rustum Roy. 2005. Microwave synthesis of phase-pure, fine silicon carbide powder. Materials Research Bulletin. 40, 1871–1882.

Rabu, 08 Mei 2013

Pilihanku Tetap Fisika Material !




Pilihan sejak semester 5 – ku adalah Fisika Material, karena aku ingin mendalami lebih dalam lagi. Disamping itu, aku juga menyukai eksperimen yang dilakukan di dalam Laboratorium Fisika-Kimia. Kebanyakan pendapat mengenai KBK ini (Kelompok Bidang Keahlian) adalah banyak mengeluarkan biaya, sulit, dan membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan penelitian dan skripsi. Tetapi sejak awal kuniatkan untuk memilih Fisika Material. Mulai semester  6 aku berpikir bagaimana caranya aku dapat menyelesaikan

ABSTRACT




                                                                    ABSTRACT

Mas’udah, Kusuma Wardhani. Synthesis and Characterization of Silicon Carbide (SiC) from Silica Rice Husk and Activated Carbon Using Sol-Gel and Solid State Reaction Method. Thesis. Physics Study Program Department of Physics Faculty of Mathematics and Natural Sciences State University of Malang. Advisors : (1) Drs. Abdulloh Fuad, M.Si (2) Nandang Mufti S.Si, M.T, Ph.D

Keywords: Silica Rice Husk, Silicon Carbide, Sol-gel, Sintering.

Rabu, 10 April 2013

Piezoelectricity



1.    Piezoelectricity
Piezoelectricity adalah kemampuan suatu material yang dapat menghasilkan medan listrik atau potensial listrik sebagai respon akibat tekanan mekanik (Wikipedia, 2010). Efek piezoelektrik adalah suatu efek yang reversible, dimana terdapat efek piezoelektrik langsung

Proses Produksi Gula PT. PG Kebon Agung Malang



3.2.1        Proses Produksi Gula PT. PG Kebon Agung Malang
Proses produksi gula dimulai dari pengadaan bahan baku, yaitu tebu. Di PT. PG Kebon Agung Malang, pasokan tebu sebagai bahan baku produksi gula 99,99% diperoleh dari kebun petani dari berbagai wilayah dan 0,01% dari kebun perusahaan. Total luas kebun tebu milik PT. PG Kebon Agung Malang ± 180 hektar dan menyebar dari Pasuruan sampai ke Gondang Legi.

Limbah Hasil Produksi Gula



2.1              Limbah Hasil Produksi Gula
Limbah (waste) merupakan bahan sisa yang tidak berguna atau sama sekali tidak mempunyai nilai ekonomis. Limbah pabrik gula dapat digolongkan menjadi 3 macam, yaitu : limbah padat, limbah cair, dan limbah gas.

2.1.1        Limbah Padat
Limbah pada produksi gula berupa ampas tebu, blotong dan abu pembakaran ampas tebu.

Sukrosa



2.1              Sukrosa
Sukrosa adalah senyawa karbohidrat yang mempunyai rumus kimia C12H22O11 dan merupakan disakarida yang terdiri dari dua komponen monosakarida, yaitu D-glukosa dan D-fruktosa. Nama kimia yang lebih tepat dari sukrosa adalah  α-D-glukopiranosil-β-D-fruktofuranosida dan rumus bangunnya dapat dilihat pada Gambar 2.1

TANAMAN TEBU



2.1              Tanaman Tebu
Tebu (Saccharum officinarum Linn) merupakan jenis tanaman yang dikenal sebagai kelompok rumput-rumputan yang menjadi bahan baku pembuatan gula. Tanaman ini hanya dapat tumbuh di daerah beriklim tropis. Secara morfologi tanaman tebu dapat dibagi menjadi beberapa bagian yaitu batang, daun, akar, dan bunga. Klasifikasi ilmiah dari tebu adalah sebagai berikut :
·         Divisio             : Spermatophyta
·         Class                : Angiospermae
·         Sub Class        : Monocotyledoneae
·         Ordo                : Poales
·         Family             : Poaceae
·         Genus              : Saccharum
·         Species            : Saccharum officinarum L.

Rabu, 09 Januari 2013

Cara Mengubah Komentar di Blogger - Ngasih Coment

Selama ini ane bingung, gimana tuh cara bikin pos komentar yang baik trus banyak pengunjung..
Ane coba browshing di google dah.. Alhamdulillah ane nemuin blognya sahabat blogger yang keren deh..
Ane share disin ya.. Moga aja bisa manfaat buat agan-agan semua.. Amin..
Tampilan pos komentarnya ntar kayak gini gan..

Selasa, 08 Januari 2013

SUPERHERO INDONESIA

This is my opinion..


Kita flash back dulu gan..
Pak Habibie.. adalah satu mantan Menteri Riset dan Teknologi yangmampu berkarya pada tahun 1990an, beliau meraih kepercayaan bergengsi, yakni mendesain utuh sebuah pesawat baru. Satu diantara buah karyanya adalah prototipe DO-31, pesawat baling-baling tetap pertama yang mampu tinggal landas dan mendarat secara vertikal, yang dikembangkan HFB bersama industri Donier. Rancangan ini lalu dibeli oleh Badan Penerbangan

Senin, 07 Januari 2013

Kegunaan Polimer


     a)      Plastik Polietilentereftalat (PET)
     b)      Plastik Polietena/Polietilena (PE)
     c)      Polivinil Klorida (PVC)

Polimer


Polimer merupakan molekul besar yang terbentuk dari unit – unit berulang sederhana. Nama ini diturunkan dari bahasa Yunani Poly, yang berarti “banyak” dan mer, yang berarti “bagian”. Sedangkan industri polimer (polimer sintesis) baru dikembangkan beberapa puluh tahun terakhir ini.
Berkembangnya industri polimer ini diawali ketika Charles Goodyear dari Amerika Serikat berhasil menemukan vulkanisasi pada tahun 1839. Setelah itu berbagai modifikasi polimer pun mulai berkembang seperti: